RINGKASAN
What:
IFRS 14 mengatur mengenai pelaporan akuntansi khusus untuk saldo regulatory deferral account yang muncul pada saat perusahaan menyediakan barang atau jasa kepada pelanggan dengan harga penjualannya ditetapkan oleh peraturan perundang-udangan.
IFRS 14 tidak mengatur aspek akuntansi lain yang terdapat dalam perusahaan yang menyediakan barang atau jasa kepada pelanggan dengan harga penjualannya ditetapkan oleh peraturan perundang-udangan.
Apabila perusahaan memilih untuk menerapkan IFRS 14 maka keseluruhan ketentuan dalam standar ini harus diterapkan pada seluruh saldo regulatory deferral account.
Who:
IFRS 14 ditujukan untuk perusahaan yang menerapkan pertama kali IFRS dan memenuhi persyaratan sebagai berikut:
Kegiatan operasionalnya menghasilkan barang atau jasa yang harga penjualannya ditetapkan oleh peraturang perundang-undangan.
Telah mengakui jumlah tertentu yang termasuk kedalam kategori regulatory deferral account dalam laporan keuangannya yang disusun sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku sebelumnya.
Dapat diterapkan pada laporan periode berikutnya apabila dalam laporan pertamanya yang berbasis IFRS mengakui saldo regulatory deferral account dan memilih menerapkan sesuai dengan ketentuan dalam standar ini.
Why:
Kebutuhan akan standar akuntansi yang mengijinkan adanya pengakuan saldo regulatory deferral account pada saat perusahaan pertama kali menerapkan IFRS dan laporan keuangan berikutnya sesuai ketentuan dalam standar ini.
IFRS 14 diterapkan pada saat perusahaan pertama kali menerapkan IFRS dan memiliki saldo regulatory deferral account serta memilih untuk menerapkan standar ini pada akun tersebut.
IAS 19 ditetapkan pada bulan Januari 2014 dan berlaku efektif mulai 1 Januari 2016.
Where:
IFRS 14 diterapkan pada saldo regulatory deferral account yang dimiliki perusahaan pada saat pertama kali menerapkan IFRS.
How:
IFRS 14 mengatur mengenai saldo regulatory deferral account antara lain:
Pengakuan, Pengukuran, Penurunan Nilai, dan Pelepasan:
Temporary exemption from paragraph 11 of IAS 8 Accounting Policies, Changes in Accounting Estimates and Errors.
Continuation of existing accounting policies
Changes in accounting policies
Interaction with other Standards
Penyajian
Changes in presentation
Classification of regulatory deferral account balances
Classification of movements in regulatory deferral account balances
Pengakuan
Objective
Explanation of activities subject to rate regulation
Explanation of recognised amounts

Comments
Post a Comment