RINGKASAN
What:
- IFRS 13 mengatur mengenai:
- Definisi Nilai Wajar.
- Menetapkan satu kerangka yang sama dalam pengukuran nilai wajar.
- Menentukan pengungkapan yang diperlukan dalam pengukuran nilai wajar.
- IFRS 13 diterapkan ketika suatu standar mempersyaratkan atau mengijinkan pengukuran atau pengungkapan menggunakan nilai wajar termasuk dalam pengukuran fair value less costs to sell, kecuali:
- Pengukuran dan Pengungkapan IFRS 13 tidak diterapkan pada:
- transaksi share-based payment sebagaimana diatur dalam IFRS 2 Share-based Payment.
- transaksi leasing sebagaimana diatur dalam IFRS 16 Leases.
- metode Pengukuran yang memiliki kemirpan dengan nilai wajar namun bukan nilai wajar sebagai berikut:
- net realisable value sebagaimana tercantum dalam IAS 2 Inventories.
- value in use sebagaimana tercantum dalam IAS 36 Impairment of Assets.
- Pengungkapan IFRS 13 tidak diterapkan pada:
- plan assets yang diukur pada nilai wajar sebagaimana diatur dalam IAS 19 Employee Benefits.
- retirement benefit plan investments diukur pada nilai wajar sebagaiman diatur dalam IAS 26 Accounting and Reporting by Retirement Benefit Plans.
- assets dimana nilai yang dapat dipulihkan menggunakan dasar fair value less costs of disposal sebagaiamana diatur dalam IAS 36.
- IFRS 13 diterapkan pada saat awal pengukuran dan pada pengukuran selanjutnya.
Who:
- IFRS 13 ditujukan untuk perusahaan yang menerapkan metode pengukuran berdasarkan nilai wajar sesuai ketentuan dalam IFRS.
Why:
- Kebutuhan akan satu standar akuntansi yang khusus mengatur mengenai pengukuran dan pengungkapan nilai wajar.
- IFRS 13 diterapkan pada saat perusahaan menerapkan metode pengukuran berdasarkan nilai wajar sesuai ketentuan dalam IFRS.
- IFRS 13 ditetapkan pada bulan Mei 2011 dan berlaku efektif mulai 1 Januari 2013.
Where:
- IFRS 13 diterapkan pada metode pengukuran berdasarkan nilai wajar.
How:
- IFRS 13 mengatur mengenai:
- Pengukuran
- Definition of fair value.
- The asset or liability.
- The transaction.
- Market participants.
- The price.
- Application to non-financial assets.
- Application to liabilities and an entity’s own equity instruments
- Application to financial assets and financial liabilities with offsetting positions in market risks or counterparty credit risk.
- Fair value at initial recognition.
- Valuation techniques.
- Inputs to valuation techniques.
- Fair value hierarchy
- Pengungkapan

Comments
Post a Comment