RINGKASAN
What:
- IFRS 12 mengatur mengenai pengungkapan atas penyertaan pada perusahaan lain.
IFRS 12 merupakan standar yang menggantikan pengaturan mengenai pengungkapan yang sebelumnya terdapat dalam:
IAS 27 Consolidated and Separate Financial Statements
IAS 28 Investments in Associates.
IAS 31 Interests in Joint Ventures.
Who:
IFRS 12 ditujukan untuk perusahaan yang memiliki penyertaan pada perusaah lain.
Why:
Untuk menjamin agar perusahaan mengungkapkan informasi yang membuat pengguna laporan keuangan mampu melakukan evaluasi atas:
Sifat dan risiko terkait dengan investasi pada perusahaan lain.
Dampak dari penyertaan tersebut pada laporan posisi keuangan, laporan kinerja dan laporan arus kas.
IFRS 12 diterapkan pada saat perusahaan memiliki penyertaan pada perusahaan lain.
IFRS 12 ditetapkan bulan Mei 2011 dan telah diamandemen beberapa kali.
IFRS 12 berlaku efektif mulai 1 Januari 2013 (di luar amandemen yang terjadi setelahnya).
Where:
IFRS 12 diterapkan pada laporan keuangan perusahaan yang memiliki penyertaan pada perusahaan lain.
How:
IFRS 12 mengatur mengenai:
Significant judgements and assumptions.
Investment entity status.
Interests in subsidiaries.
The interest that non-controlling interests have in the group’s activities and cash flows.
The nature and extent of significant restrictions.
Nature of the risks associated with an entity’s interests in consolidated structured entities.
Consequences of changes in a parent’s ownership interest in a subsidiary that do not result in a loss of control
Consequences of losing control of a subsidiary during the reporting period
Interests in unconsolidated subsidiaries (investment entities).
Interests in joint arrangements and associates.
Nature, extent and financial effects of an entity’s interests in joint arrangements and associates.
Risks associated with an entity’s interests in joint ventures and associates.
Interests in unconsolidated structured entities.
Nature of interests.
Nature of risks.

Comments
Post a Comment