RINGKASAN
What:
- IFRS 10 mengatur mengenai prinsip-prinsip yang perlu diterapkan dalam menyiapkan dan menyajikan laporan keuangan ketika perusahaan mengendalikan satu atau lebih perusahaan lain.
- IFRS 10 tidak mengatur mengenai perlakuan akuntansi untuk kombinasi bisnis dan dampaknya pada konsolidasi termasuk goodwill yang timbul dari kombinasi bisnis.
Who:
IFRS 10 ditujukan untuk perusahaan yang memiliki pengendalian atas satu atau lebih perusahaan lain.
Why:
Kebutuhan standar yang mengatur prinsip-prinsip yang perlu diterapkan dalam menyiapkan dan menyajikan laporan keuangan konsolidasi.
IFRS 10 diterapkan pada saat perusahaan menyusun laporan keuangan konsolidasi.
IASB mengadopsi IAS 27 pada bulan April 2001 saat itu masih mengatur mengenai Consolidated Financial Statements and Accounting for Investments in Subsidiaries.
IASB kemudian menetapkan IFRS 10 sebagai pengganti IAS 27 pada bulan Mei 2011. IFRS 10 juga mengakomodasi pengaturan dalam SIC-12 Consolidation-Special Purpose Entities dan SIC-33 Consolidation ke dalam standar.
IFRS 10 berlaku efektif mulai 1 Januari 2013 (di luar amandemen yang terjadi setelahnya).
Where:
IFRS 10 diterapkan pada laporan keuangan konsolidasi.
How:
IFRS 10 mengatur mengenai:
Control
Power
Returns
Link between power and returns
Accounting requirements
Non-controlling interests
Loss of control
Determining whether an entity is an investment entity
Investment entities: exception to consolidation

Comments
Post a Comment