IAS 23 Borrowing Cost

RINGKASAN

What:

  • IAS 23 mengatur mengenai perlakuan akuntansi untuk biaya pinjaman dalam proses perolehan aset.

  • Pengaturan dalam standar tidak diterapkan pada:

o   Perolehan aset yang diukur pada nilai wajar seperti aset biologis sebagaimana diatur dalam IAS 41.

o   Persediaan yang di buat atau diproduksi dalam skala besar dan berulang-ulang.

Who: 

  • IAS 23 ditujukan untuk perusahaan yang melakukan transaksi perolehan aset yang menimbulakn biaya pinjaman.

Why:

  • Kebutuhan akan standar khusus yang mengatur perlakuan akuntansi atas biaya pinjaman untuk menentukan bagian yang dapat diakui sebagai aset dan bagian yang diakui sebagai beban.

When:

  • IAS 23 diterapkan pada saat perusahaan melakukan transaksi perolehan aset yang menimbulakn biaya pinjaman.

  • IASB mengadopsi IAS 23 Borrowing Costs, ke dalam IFRS pada bulan April 2001 dan melakukan revisi yang menghapus opsi untuk pengakuan secara langsung biaya pinjaman sebagai beban.

  • IAS 23 berlaku efektif mulai 1 Januari 2009 (di luar amandemen yang terjadi setelahnya).

Where:

  • IAS 23 diterapkan pada bagian terkait biaya pinjaman.

How:

  • IAS 23 mengatur mengenai:

    • Core principle

    • Recognition

      • Borrowing costs eligible for capitalisation.

      • Excess of the carrying amount of the qualifying asset over recoverable amount.

      • Commencement of capitalisation

      • Suspension of capitalisation

      • Cessation of capitalisation

    • Disclosure

Comments