RINGKASAN
What:
- IAS 21 mengatur mengenai pelaporan dampak perubahan kurs pada transaksi dalam mata uang asing dan dalam penyajian laporan keuangan dalam mata uang asing.
- Tujuan dari pengaturan dalam standar adalah untuk memberikan panduan dalam melaporkan dampak perubahan selisih kurs mata uang di laporan keuangan.
Who:
IAS 21 ditujukan untuk perusahaan yang melakukan transaksi dalam mata uang asing atau menyajikan laporan keuangannya dalam mata uang asing.
Why:
- Kebutuhan akan standar khusus yang mengatur pelaporan keuangan dalam mata uang asing.
- IAS 21 diterapkan pada saat perusahaan melakukan transaksi dalam mata uang asing.
- IASB mengadopsi IAS 21 The Effects of Changes in Foreign Exchange Rates, ke dalam IFRS pada bulan April 2001.
- IAS 21 berlaku efektif mulai 1 Januari 2005 (di luar amandemen yang terjadi setelahnya).
Where:
IAS 21 diterapkan pada bagian transaksi dalam mata uang asing atau laporan yang disajikan dalam mata uang asing.
How:
IAS 21 mengatur mengenai:
Summary of the approach required by this standard
Reporting foreign currency transactions in the functional currency
Initial recognition
Reporting at the ends of subsequent reporting periods
Recognition of exchange differences
Change in functional currency
Use of a presentation currency other than the functional currency
Translation to the presentation currency
Translation of a foreign operation
Disposal or partial disposal of a foreign operation
Tax effects of all exchange differences
Disclosure

Comments
Post a Comment