RINGKASAN
What:
IAS 12 mengatur mengenai perlakuan akuntansi terkait pajak penghasilan.
Permasalahan mendasar dalam akuntansi terkai pajak penghasilan adalah bagaimana memperlakukan dampak pajak saat ini dan masa depan untuk:
o Pemulihan di masa yang akan datang dari nilai tercatat aset (liabilitas) yang diakui dalam laporan keuangan perusahaan.
o Transaksi dan kejadian lainnya selama periode berjalan yang diakui dalam laporan keuangan perusahaan.
Who:
IAS 12 ditujukan untuk seluruh perusahaan dalam menyusun laporan keuangan terkait pajak penghasilan.
Why:
Terdapat beberapa perbedaan perlakuan aset, liabilitas, dan transaksi secara pajak dan secara komersial.
IAS 12 diterapkan pada saat menyusun laporan keuangan terkait pajak penghasilan.
IASB mengadopsi IAS 12 Income Taxes, ke dalam IFRS pada bulan April 2001.
IAS 12 berlaku efektif mulai 1 Januari 1998 (di luar amandemen yang terjadi setelahnya).
Where:
IAS 12 diterapkan pada laporan keuangan terkait pajak penghasilan.
How:
IAS 12 mengatur mengenai:
DEFINITIONS
Tax base
RECOGNITION OF CURRENT TAX LIABILITIES AND CURRENT TAX ASSETS
RECOGNITION OF DEFERRED TAX LIABILITIES AND DEFERRED TAX ASSETS
Taxable temporary differences
Deductible temporary differences
Unused tax losses and unused tax credits
Reassessment of unrecognised deferred tax assets
Investments in subsidiaries, branches and associates and interests in joint arrangements
MEASUREMENT
RECOGNITION OF CURRENT AND DEFERRED TAX
Items recognised in profit or loss
Items recognised outside profit or loss
Deferred tax arising from a business combination
Current and deferred tax arising from share-based payment transactions
PRESENTATION
Tax assets and tax liabilities
Tax expense
DISCLOSURE

Comments
Post a Comment